4 Tim Yang Berkemungkinan Jadi Kuda Hitam di EURO 2020

EURO 2020 – Perayaan Piala EURO 2020 sudah semakin dekat. Setelah Sempat tertunda hingga setahun akibat dari pandemi Covid-19, Piala Eropa 2020 pada akhirnya akan bergulir pada 11 Juni hingga 11 Juli. Perdebatan tentang siapa saja yang layak menjadi favorit untuk mengangkat trofi Piala Eropa 2020 sudah mulai memanas. Akan tetapi di dalam sepak bola, tidak selalu tim tim besar yang selalu menjadi bahan perbincangan. Tentu saja dalam pembicaraan siapa yang akan menjadi sang juara sangatlah menyasikkan. Nama nama tim besar dengan berbagai tradisi sepak bola di percaya akan mendominasi.

Akan tetapi, sekali lagi, beberapa tim yang kadang di anggap kurang kuat juga dapat secara tiba tiba mengejutkan semua orang di turnamen besar. Publik sepak bola dunia tentu masih ingat ketika di luar dugaan Yunani bisa menjuarai Piala Eropa 2004. Kisah heroik seperti itu mungkin saja terulang pada Piala Eropa 2020. Berikut ini empat tim yang diprediksi bisa menjadi kuda hitam pada Euro 2020.

Polandia

Polandia bisa saja di pertimbangkan menjadi salah satu kuda hitam pada Piala Eropa 2020. Mereka memang tidak berhasil untuk lolos pada babak penyisihan grup pada Piala Dunia 2018, Namun status mereka sebagai perempat finalis di Piala Eropa 2016. Setelah berhasil tampil bagus pada kualifikasi Grup G mereka akan menjadi salah satu tim yang pantas untuk di waspadai untuk melangkah lebih jauh ke babak sistem gugur. Polandia datang ke Piala Eropa 2020 dengan di perkuat pemain terbaik dunia, Robert Lewandowski. Setelah penampilan di bawah standar di Piala Dunia 2018, pastinya Lewandowski serta rekan rekannya berencana untuk dapat meninggalkan jejak mereka di Piala Eropa.

Turki

Turki juga berpotensi untuk menciptakan sebuah kejutan di Piala Eropa 2020. Memiliki beberapa pemain yang berkompetisi di liga liga top dan dalam atmosfer yang sangat kompetitif setiap pekan akan membantu mereka dalam mengatasi tekanan mereka di Piala Eropa. Gelandang Hakan Calhanoglu (AC Milan) adalah bintang mereka, sementara Merih Demiral dari Juventus dan Caglar Soyuncu dari Leicester City akan menjaga pertahanan mereka.

Rusia

Rusia berhasil membuat para fnas dan para pakar bola terkesan dengan penampilan mereka yang menginspirasi di Piala Dunia 2018. Kali ini mereka ingin membuktikan penampilan mereka di rumah sendiri bukanlah sebuah kebetulan semata. Mengingat kualitas yang dimiliki, tidak mengherankan apabila mereka dapat melangkah lebih jauh di Piala Eropa 2020. Dua bintang terbesar mereka adalah Aleksandr Golovin dari AS Monaco dan Denis Cheryshev dari Valencia. Rusia di tempatkan di dalam Grup B bersama dengan Belgia, Denmark dan Finlandia.

Swedia

Salah satu pembicaraan hangat dari Piala Eropa 2020 adalah kembalinya Zlatan Ibrahimovic ke tim nasional. Publik sepak bola melihat bagaimana ia berhasil mengubah AC Milan. Jadi tidak menjadi kejutan besar apabila kehadirannya dapat mengubah nasib Swedia. Swedia saat ini berada di grup E bersama dengan Spanyol, Polanda dan Slovakia. Mereka berpeluang akan lolos ke babak sistem gugur di depan Polandia dan slovakia. Dan segalanya mungkin tejadi di babak gugur. Hal ini di karenakan ada pemain seperti Ibrahimovic di skuad mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *